Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spirit anime ID

Penyemangat Teman-Pembaca Nonton Anime Melalui Review

adventure drama Fantasy romance

Howl no Ugoku Shiro : Howl’s Moving Castle Review ( Movie 2004)” Kisah Menghilangkan Kutukan”

Yo salam ketemu lagi dengan gw anmey21, kali nie gw akan mereview anime keluaran studio Ghibli, salah satu studio yang udah cukup terkenal dengan karyanya dan juga banyak film bikinan studio nie tuh mendapatkan penghargaan.

Jujur saja nie pertama kalinya gw menonton anime bikinan studio Ghibli dan anime nya berjudul Howl no Ugoku Shiro atau bahasa Inggrisnya Howl’ Moving Castle, tadinya gw mao nonton yang Spirited Away tapi karena udah terlanjur tertarik sama yang nie jadi gw putuskan untuk menonton Yang ini dulu.

Howl no Ugoku Shiro di angkat dari novel dengan judul yang sama yang di tulis oleh Diana Wynne Jones, untuk anime nya sendiri banyak sekali perubahan dari buku novelnya namun tetap inti dan fokus cerita sama.

Alternative English

Titles : Howl’s Moving Castle
Japanese : ハウルの動く城
Type : Movie
Episodes : 1
Status : Finished Airing
Aired : Nov 20, 2004
Producer : -rights, Tokuma Shoten
Licensors : Walt Disney Studios
Studios : Studio Ghibli
Source : Novel
Genres : Adventure, Drama, Fantasy, Romance
Duration : 1 hr. 59 min.
Rating : G – All Ages

Menceritakan tentang seorang gadis bernama Shopie dia adalah pembuat dan sekaligus pemilik toko topi yang di wariskan kepadanya sepeninggalan sang ayyah, suatu hari Shopie ingin mengunjungi adik nya bernama Lettie di kota.

Namun dalam perjalananya menuju kota dia di ganggu oleh beberapa prajurit dan menggodanya, seketika Shopie merasa risih dengan mereka, namun tiba tiba datang lah seorang pemuda yang tampan dan mengaku kalau dirinya adalah pacarnya.

Akhirnya Shopie pun selamat namun ternyata pemuda tampan itu sedang di kejar kejar oleh beberapa mahluk aneh yang dikirim oleh penyihir pembuangan yang ingin menangkap pemuda tampan itu, dan Shopie pun jadi ikut terlibat.

Singkat cerita Shopie dan pemuda itu berhasil lolos dan Shopie pun di antar ke tempat adiknya oleh pemuda itu, setelah Shopie menemui sang adik dia pun pulang toko topinya, namun tamu tak diundang yang datang ke toko.

Artikel Lainya:  Mayoiga Review (Spring 2016)" Plot Yang Bagus Tapi Gagal Di Esekusi"

Sang tamu berkata yang tidak sopan, dan Shopie pun langsung mengusir sang tamu karena toko sudah tutup, namun ternyata sang tamu punya rencana lain dan dia adalah penyihir pembuangan itu , dengan seketika dia langsung mengutuk Shopie menjadi tua dan dia tidak boleh menceritakan kepada siapapun tentang kutukan ini.

Shopie pun memutuskan untuk pergi dari rumahnya dan dia bertemu dengan orang orangan sawah dan juga menetap di castle yang bergerak Apakah Shopie bisa mematahkan kutukan tersebut, dan siapakah pemuda tampan tadi, dan apakah tujuan sang penyihir pembuangan tersebut teman-pembaca akan tahu setelah menonton anime ini.

Plot Mainstream Tapi Di Kemas Dengan Menarik

Untuk plot dan ceritanya menurut gw itu udah biasa banget apalagi jika teman-pembaca sering menonton kartun bikinan disney pasti udah ga asing dengan plot kayak gini, yah seorang yang di kutuk terus harus menemukan cara untuk mematahkan kutukannya, terus ketemu sama pria tampan, terus ada penyihir jahat nya, terus jatuh cinta, terus menemukan cinta sejatinya dan wesss ilang dah kutukanya hidup bahagia selamanya.

Udah biasa banget kan, namun anime nie benar benar mengemas cerita nya dengan sangat menarik yang membuat gw terpukau banget, dengan menambahkan unsur fantasy yang indah, dan romance yang mengalir apa adanya.

Belom lagi tentang perang dahsyat yang terjadi antara para kerjaan, terus perseteruan antara Howl’ dan penyihir pembuangan, menambah cerita dan komplik yang lebih dalam anime ini terasa sangat mantep, terlebih semuanya di satukan dengan sangat baik dan tanpa adanya tumpang tindih di setiap cerita anime ini.

Art Ghibli Yang Unik Dan Indah

Bicara soal art emang Ghibli lebih memilih untuk tidak serealistis mungkin dalam menggarap artnya, ambil contoh seperti air yang banyak studio lain mencoba membuat seperti air sungguhan, namun Ghibli membuatnya dengan biasa ajah tapi terlihat enak dan sedap saja liatnya.

Artikel Lainya:  Review Tokyo Ghoul √A | lebih dramatis dari sebelumnya

Bangunan bangunan di sini pun terasa luar biasa unik dan imajinatif banget, lingkungan yang di tata dengan sangat indah dan yang paling gw suka pewarnaan dalam anime ini tuh luar biasa banget,, warna warni namun enak di lihat yang berasa gw itu pengen masuk gitu ke dunia anime nie saking imajinatif nya.

Belum lagi mahluk mahluk sihir di anime ini yang di gambarkan dengan aneh, terus abstrak banget namun memiliki keunikan tersendiri, gw ambil contoh salah satu hewan yang bermuka anjing dan kepalanya cukup besar namun memilki kaki seperti ayyam, hayoo aneh ga tuh, tapi tetap enak di lihat gitu walaupun aneh, sehingga membuat gw tuh malah satu kata shi luar biasa shi studi Ghibli nie.

Para Karakter Yang hidup

Untuk para karakternya di developer dengan sangat baik, keperibadian setiap karakter di poles sedemikan rupa sehingga menjadi hidup, bukan hanya sang karakter utama saja yang di sentuh tapi para karakter pendukung juga di sentuh dan di bangun dengan baik.

Kita ambil contoh sang anjing yang gw katakan aneh di atas tadi, nie anjing muncul hampir di sepertiga paruh anime nie, namun dia memiliki peran yang sangat penting sehingga kehadiran si anjing nie memang sangat membantu dan di buat tidak sia sia.

Terus karakter bocah yang selalu menyamar jadi lelaki tua ketika ada orang juga memiliki karakteristik yang kuat, intinya anime nie mendeveloper para karakter dengan sangat serius.

Para Senyuu Yang Luar Biasa

Gw berikan poin plus untuk sang senyuu karakter shopie yang di isi oleh Chieko Baisho tampil luar bisa dia bisa memerankan dua suara karakter shopie, ketika Shopie tua dan ketika Shopie muda tanpa ada masalah sama sekali, sebenarnya gw agak sedikit kurang suka dengan suara Shopie ketika muda namun pas Shopie menjadi tua gw langsung takjub dengan suaranya.

Artikel Lainya:  Mahou Shoujo Ikusei Keikaku (fall 2016) Review" Bukan Anime Untuk Bocah"

Untuk para karakter lain juga ga kalah baik dalam menjalankan tugas mereka seperti how’l yang di isi oleh Takuya Kimura tak lupa sang iblis api Calcifer yang di isi oleh Tatsuya Gashuin dengan ciri khas suara mereka membuat para karakter jauh lebih hidup.

Musik Ga memorable

Untuk theme songnya dengan judul “Sekai no Yakusoku (世界の約束; The Promise of the World)” by Chieko Baisho, menurut gw sangat kurang dan malah sekali dengar langsung lupha dengan musik nie, walaupun seperti itu bukan berati buruk hanya saja sepeti kurang mengangkat cerita anime nie

Dan untuk back sound ga terlalu berkesan dan engga memorable ketika gw selesai nonton anime nie ga ada satupun back sound yang gw ingat karena bagi gw back sound juga terdengar di saat momen yang kurang pas.

kesimpulan

Bagi gw anime Howl no Ugoku Shiro anime baik dalam sebuah segi cerita dan para karakternya yang di buat dengan Hidup dan tidak sia sia, kita kesampingkan dengan musik di anime nie, karena menurut gw cerita anime nie lebih layak di katakan nilai plus buat anime nie.

Mungkin mainstream tapi di suguhkan dengan sangat luar biasa dan mengalir walaupun ada di beberapa bagian seperti terlalu cepat ceritanya namun kita bisa langsung lupha ketika kita terus mengikuti cerita anime nie.

Apakah anime layak untuk di tonton di tahun 2019 nie, gw katakan dengan sangat yakin kayak banget nie adalah maha karya yang wajib kalian tonton.

Ok sepertinya cukup sekian review kali nie dan sampai ketemu lagi di review berikutnya salam 21

+ Kelebihan

+ Cerita yang menarik
+ Para karakter yang hidup
+ Dunia yang imajinatif
+ Senyuu tampil luar biasa

– kekurangan

– musik yang ga terlalu ngena

# Cocok Untuk

Ingin melihat anime dengan grafik imajinatif

# Tidak Cocok Untuk

Para penyuka anime dengan grafis realistik

(Visited 78 times, 1 visits today)