Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spirit anime ID

Penyemangat Teman-Pembaca Nonton Anime Melalui Review

Review Anime Boku Wa Tomodachi Ga Sukunai: Next  |  Romansanya Semakin Intens
comedy Ecchi Harem romance School Slice of Life

Review Anime Boku Wa Tomodachi Ga Sukunai: Next | Romansanya Semakin Intens

Masih melanjutkan Kisah dari Season sebelumnya, kali ini saya masih ingin membahas mengenai anime Boku Wa Tomodachi Ga Sukunai: Next.

dalam versi sequel nya ini, banyak hal yang cukup berubah. bukan soal penampilan para karakternya, namun ada faktor yang lebih penting, membuat mereka yang tergabung dalam klub keakraban semakin terikat dengan jalinan benang yang kasat mata yaang disebut “teman”.

namun untuk diawal-awal ini memang hal itu belum kelihatan, namun saya disini akan sedikit mengulasnya bagaimana proses mereka untuk membangun suatu hubungan/komunitas dalam sebuah klub. yang tujuan awalnya untuk mencari teman baru, namun tujuan dan arahnya melenceng menjadi “memperkuat dan membangun hubungan pertemanan antar anggota klub”:

sinopsis:

dalam season kedua ini, akhirnya kodaka menyadari kalau Yozora Mikazuki adalah orang yang sama dengan Sora teman masa kecilnya 10 tahun silam, hal ini karena yozora memutuskan untuk potong rambut setelah malam festival kembang api di saat musim panas.

dengan kehadiran yozora dengan penampilan rambut pendeknya, banyak hal yang terus berubah, yang dulunya kodaka berinteraksi antar anggota klub sebagai orang yang senasib tidak memiliki teman dan sulit bergaul dengan orang lain.

malah justru hubungan diantara mereka menjadi seorang teman saling memahami dari hati ke hati.

First Impression: Romantis Komedinya masih dipertahankan

salah satu point yang membuat saya masih betah nonton sequalnya yah karena ini. walaupun atmosfir haganai season pertama dan kedua sudah berubah, terutama arahnya mereka dalam hal menjalin hubungan antar anggota klub.

namun kelakukan sena dan yozora yang masih bertikai dan saling iseng hingga saling hujat menghujat masih berlanjut, tak meriah pula jika tanpa hadirnya kobato vs Maria dan keberadaan kodaka semakin ngenes dengan adik kelas jenius tapi orangnya Sangean.

Artikel Lainya:  Review Anime MOVIE Uchiage Hanabi | " 1 hari Berusaha menyempurnakan kehidupan Ideal Bersamamu"

dimana kelakuan mereka dari sebelumnya disini sepertinya sedikit lebih ekstrem dimana satu pihak tertawa dan bahagia melihat teman nya susah, dan satu pihak lainya merasa menderita karena telah dipermainkan.

Harem yang semakin sengit

sepertinya yang sudah saya tulis di judul dengan kata “romansanya semakin intens”. YUP tampaknya kebaikan kodaka di season 1 mampu membangun sebuah kesan baik di hati para heroine. dan di haganai next tampaknya secara gak langsung membuat sebuah persaingan hati yang mulai memperlihatkan tanda-tanda awalnya, dan memuncak di bagian klimaks cerita.

Nasib Seorang kodaka Bagaikan “Kompas Yang Kehilangan Arahnya” karena lebih memilih jadi pemain aman

masalah semakin rumit ketika kodaka diantara dilema yang sulit lebih berat memihak ke siapa, dimana hubungan nya antara teman masa kecil, anak gadis dari rekan ayahnya, seorang adik kelas yang jenius namun otaknya sableng,

adik kandung yang haus akan perhatian nya hingga seorang teman kelas yang ngakunya ingin jadi seorang pria sejati namun dia seorag cewek yang ingin mengabdi kepada kodaka.

di review sebelumnya saya katakan kodaka bagaikan kompas yang arahnya ditarik kutub utara dan kutub selatan, namun kali ini tampaknya jauh lebih parah, karena kompas dalam hati kodaka telah kehilangan arahnya.

ia tak tau harus menentukan arahnya kemana, karena pemuda itu tau, apa akibatnya jika ia menentukan “satu arah”, akan banyak “arah lain” yang akan tersakiti.

arah kompas hatinya yang kehilangan arah terbukti ketika kodaka memilih menjadi pemain aman, ia menganggap teman klub keakraban ya hanya sebatas teman dan tak lebih. dan menolak menerima kenyataan kalau nantinya diantara mereka malah jatuh hati dengan dia. dan seakan itu merupakan hal yang tidak mungkin terjadi.

Artikel Lainya:  Review Anime Sukitte Ii Na Yo | Mainstream dan terlalu datar tapi buat iri tak tertahankan

namun faktanya justru sebaliknya, beberapa kali moment-moment romantis diperlihatkan, namun karena adanya “pura-pura gak dengar karena ada suara angin” atau bisa juga memang karena “tidak mendengar karena suara angin kencang” seringkali diperlihatkan.

hal ini membuat kodaka sering mengucapkan kata “kamu barusan berbicara apa”. jujur saya dibuat kesel bukan main, memang disengaja buat kodaka punya niat bertele-tele agar hubungan saat ini terus berlanjut tanpa berkembang menjadi sebuah hubungan yang intens.

karena dalam pengakuan nya, kodaka menolak dirinya dicap sebagai cowok yang hidupnya seperti MC anime di kehidupan Komedi, romantis dan harem ( haha padahal dia kan memang MC anime ).

Endingnya ditutup dengan Drama Yang mengesankan, namun Masih terkesan Gantung.

lalu untuk episode 12 nya, anime ini cukup memberikan kesan antara kodaka dengan salah satu heroine nya, dimana pembicaraan mereka penuh dengan perdebatan yang berujung dengan dialog yang cukup menyelesaikan masalah.

namun memang waktunya mepet banget, kenapa memuat moment dramatis nya di ending, ketika dari eps 1 sampai 11 memang kesan nya agak santai. hal ini berpengaruh dengan moment kodaka dengan antar heroine utamanya terkesan tipis alias tidak kebagian waktu atau tidak sempat lagi.

malah di episode 10 atau 11 malah bagian kodaka kenal dengan karakter cewek baru ketika ceritanya akan berakhir dalam 1 atau 2 episode lagi.

dimana saya punya tebakan kalau endingnya mungkin cukup menjelaskan permasalahan hati mereka masing-masing , dengan kodaka berbicara 4 mata antar heroine, namun yang disuguhkan malah drama yang menyinggung klub keakraban. dan hal ini membuat ceritanya semakin buat saya penasaran.

bahkan saya sempat punya fikiran, kalau hasegawa kodaka dalam ceritanya “main aman” terus dan heroine nya diem-diem aja, 10 season haganai pun ceritanya gak bakalan siap-siap. dan yang membuat seri anime ini ceritanya maju ya karena heroine nya memang mau mengambil langkah maju, dimana mereka tidak mau jalan di tempat saja.

kesimpulan.

dengan berbagai daya tarik yang memikat buat siapa saja ingin nonton, hingga beberapa kekurangan yang buat gregetan dibuatnya.

Artikel Lainya:  3D Kanojo: Real Girl Review { Spring 2018} " Proses Menguatkan Cinta"

sepertinya Boku wa Tomodachi Ga Sukunai memang masih dapat teman-pembaca nikmati di setiap kisah dan plot cerita tentang perkembangan hati tiap-tiap heroine yang memiliki hal-hal romansanya semakin intens.

Haganai: Next siap menjadi salah satu anime sequel komedi, romantis, harem yang menarik. dan kesampingkan soal endingnya terkesan gantung. karena sebenarnya masih banyak point lainya yang penting menurut penilaian kita masing-masing. ^_^

Hanya Seorang Pemuda Biasa Yang Kebetulan Suka Nonton Anime ^_^