Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Review Anime Boku Wa Tomodachi Ga Sukunai | Terlalu Mainstream Untuk Diceritakan

 

Mari Belanja Kaos Anime Di Toko Online kami:  Spirit anime ID Store ]

Mari Bagikan !!! ^_^

coba ingat-ingat dulu. Sudah berapa banyak saya pribadi sudah nonton anime dengan genre komedi dipadukan dengan romantis dan harem.

Kita sebagai para anime lovers tentu sudah tidak asing lagi dengan ketiga genre diatas bila digabungkan ceritanya.

Jenis anime yang saya cap mainstream banget dan terlalu pasaran, dimana pada umumnya anime sejenis ini yang paling menjual fanservice nya antara dada dan paha.

Contoh kecilnya adalah anime boku wa tomodachi ga sukunai yang akan saya ulas kali ini.

Dimana ceritanya tentang 1 cowok dikelilingi para cewek dalam kehidupan sekolah remajanya.

Namun sama seperti Saekano, anime ini sedikit saya kecualikan karena memiliki karakteristik tersendiri yang cukup unik, terutama dari pendekatan antar para karakternya dan tentu ceritanya lebih menjual gak cuma mengandalkan fanservice paha dan dada semata.

bahkan menurut mimin, boku wa tomodachi ga sukunai malah sangat sedikit moment fanservice tersebut, dan ini menambah kesan kalau seri ini memang sedikit berbeda walaupun tema cerita dan alurnya bisa dikatakan mainstream banget:

sinopsis:

berkisah tentang hasekawa kodaka, murid pindahan kelas 2 SMA saat masuk kelas tahun ajaran baru pada saat musim semi, namun kehadiran nya memberikan kesan buruk kepada siswa lain, dan hal ini membuat kodaka gagal mendapatkan teman di sekolah barunya.

dikala sore hari ketika ia masuk ke ruangan kelasnya, kodaka secara gak sengaja bertemu dengan mikazuki yozora , pertemuan keduanya berujung dengan pembicaraan yang membuat yozora ingin membentuk sebuah klub sekolah keakraban.

dimana tujuan dari klub tersebut untuk memudahkan dia mendapatkan teman dimana yozora menjadi ketuanya dan kodaka tergabung menjadi anggota di dalamnya.

first impression: datar dan santai, tidak terlalu spesial.

seperti yang saya katakan diatas, kalau kesan pertama saya nonton haganai memang terasa datar, apalagi ceritanya bertema sebuah klub sekolah sebagai tema cerita agar antar karakternya punya sebuah komunitas yang saling menghubungkan mereka untuk berkomunikasi dalam internal klub persahabatan.

Artikel Lainya:  Review Anime Boku Wa Tomodachi Ga Sukunai: Next | Romansanya Semakin Intens

dimana yang tergabung di dalam klub memang memiliki masalah dalam hal bersosial dengan orang lain, namun menariknya, mereka yang bermasalah menjalin interaksi dengan orang lain, justru kodaka dan para heroine lainya saling akrab dan memberikan kesan pertama / impressi yang baik kepada setiap heroine.

hal ini selain memberikan kesan baik sebagai pria, tampaknya kehadiran kodaka juga dipandang baik sebagai seorang anak remaja cowok SMA, intinya season 1 ini menguatkan hubungan yang mengarah ke bagian romansa.

tapi bertema sebuah klub atau sebuah komunitas dengan genre comedy, harem , romance. bukan sekedar haganai semata. ada Oreshura, mashiro iro symphony, hingga termasuk saekano juga termasuk.

mulai dari game hingga hal aneh lainya demi menggaet teman.

awal mula dari klub yang mereka bangun adalah membangun sebuah komunikasi dari sebuah game, teman-pembaca akan merasa gak asing jika sebelumnya sudah nonton anime gamers karena kesan nya juga gak terlalu berbeda.

lalu ceritanya sedikit menarik ketika mereka melakukan hal-hal aneh, entah apa maksudnya, tapi arahnya demi kesenangan mereka dan menjadi bahan hiburan yang nonton, termasuk hal-hal lucu yang konyol, walaupun apa yang mereka lakukan ditujukan untuk menggaet teman dari kelasnya

pembicaraan sehari-hari yang menggelitik.

menurut saya, apa yang disajikan dalam haganai, dimana antar para karakternya membangun sebuah dialog sehari-hari yang membuat saya tersenyum kecil karena menurut mimin disinilah letak daya tariknya.

dimana banyak memperlihatkan salah satu heroine menderita, dan heroine lainya sangat bahagia melihat rekan nya sendiri susah, lalu saling membalas, mencibir, saling singgung kadang dibuat sakit hati.

lalu dimeriahkan dengan beberapa heroine lainya yang memiliki phobia dengan keramaian orang banyak, dan yang jelas keunikan tiap-tiap heroine lah kekuatan utama anime berjudul boku wa tomodachi ga sukunai ini.

main character jadi sebuah “magnet”

bukanlah hal aneh jika kodaka disini yang menjadi magnetnya, menjadi salah satu cowok di klub tersebut dan ia menjadi sebuah tumpuan anggota klub lainya, bahkan ketuanya sendiri.

Artikel Lainya:  High Score Girl Review { Summer 2018} " Cerita Game , Cinta Yang Beriringan"

dimana ia mampu menarik perhatian para heroine , dan tanpa sadar hati mereka juga saling tertarik, namun untuk season 1 nya belum terlihat jelas.

lalu 2 heroine utamanya dapat dipastikan menjadi titik point utamanya, istilahnya yang satu kutub selatan, dan yang satunya kutub utara, dan kodaka yang menjadi magnetnya akan menjadi penengahnya.

ingat cara kerja kompas??? nah kodaka berada di posisi kompas ini, dimana 2 heroine tadi akan tarik menarik layaknya kutub utara dan selatan tarik menarik magnet menetukan arah kompas.

kesimpulan.

dengan pendekatan karakter heroine yang memiliki impressi yang bagus serta apa yang terucap dikata maupun perbuatan MC yang membekas di hati mereka masing-masing.

membuat haganai layak untuk teman-pembaca tonton jika ingin mencari sebuah anime komedi harem dan romantis yang memiliki daya humoris yang tinggi dan selalu memutar plot sebuah cerita dalam tema sebuah klub.

jadi setiap episode nya menurut memberikan cerita yang cukup fresh, jika teman-pembaca mengharapkan romansa di season 1, sepertinya ditahan dulu.

karena di seri ini masih bagian permulaan dan penguatan hubungan antar MC dan karakter heroine nya, istilah masih pemanasan.

namun saya memang merekomendasikan teman-pembaca untuk nonton dulu season 1 sebelum melompat ke season 2 nya yang dijamin semakin greget ceritanya. ^_^ .

Mari Bagikan !!! ^_^

 

Mari Belanja Kaos Anime Di Toko Online kami:  Spirit anime ID Store ]