Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spirit anime ID

Penyemangat Teman-Pembaca Nonton Anime Melalui Review

Review Anime Irozoku Sekai Wa Ashita Kara  |  Awal dari Hitam Putih Namun Berakhir Berseri-Seri
drama Magic romance

Review Anime Irozoku Sekai Wa Ashita Kara | Awal dari Hitam Putih Namun Berakhir Berseri-Seri

Jadi. Pernahkah teman-pembaca disini dulunya punya telepon genggam yang belum ada warnanya alias hitam putih.saya pastikan teman-pembaca yang pernah punya.

Setidaknya mainin punya orangtuanya dulu jelas umurnya sudah diatas 20 tahun.Lalu apa sih hubungan nya antara handhone jadul hitam putih dengan Irozoku Sekai No Ashita Kara ?.

Yup bisa dipastikan persamaan nya adalah Monochrome.Sebuah kejadian tak terduga terjadi,yang dialami oleh tsukishiro hitomi. Semenjak kecil ia hanya dapat melihat hitam dan putih baik siang ataupun malam.

Tapi apa sih yang menyebabkan sosok seorang hitomi hanya bisa melihat hitam dan putih tanpa keserasian warna.Tidak tepat saya katakan buta warna,tapi lebih tepatnya kehilangan kemampuan melihat warna.

Karena dalam kisahnya hitomi sedari kecil telah melihat warna. Namun sebuah keadaan yang buruk. Membuatnya kehilangan warna-warni dalam pandanganya.

Tentu teman-pembaca penasaran, apa sih pemicunya.Yang membuat hitomi kehilangan melihat warna disekitarnya, berikut ini sinopsis lebih lebih lengkapnya:

Sinopsis:

Anime ini awalnya bertema tahun 2078, ketika dunia telah menggunakan sebuah sihir untuk kegiatan sehari-hari, dimana bisa menggunakan sihir dapat memudahkankan semua kegiatan.

Namun bagi tsukishiro hitomi. Sihir merupakan hal yang dibenci karena kekuatan tersebut membuatnya berpisah dengan ibunya dan ditinggalkan karena ibunya sendiri tidak memiki kemampuan sihir.

Dan semenjak perpisahan itu, hitomi kehilangan kemampuan melihat warna disekitarnya. Menandakan perpisahan dengan sang ibu merupakan kenangan buruk dalam kehidupan hitomi.

Kini hitomi menjadi gadis penyendiri dan anti-sosial.melihat keadaan hitomi yang seperti itu.Ketika ia berumur 17 tahun . Sang nenek tsukishiro kohaku.

Yang terkenal menjadi seorang penyihir hebat . Berniat mengirim hitomi ke masa lalu 60 tahun silam .ketika ia berumur 17 tahun di bangku kelas 2 sma.Dimana kohaku mengirim hitomi ke masa lalu disaat ia masih muda.

Karena nantinya kohaku yakin di masa itulah hitomi dapat menyelesaikan semua masalahnya dan beban dalam hatinya bersama orang-orang baru disekitarnya.

First Impresion: kehilangan warna-warni sekaligus kehilangan jati diri

Kita mungkin tidak bisa membayangkan, bagaimana perasaan sesungguhnya hitomi, mengingat hitam putih yang dipandangnya ia anggap gak ada artinya.

Nasib hitomi yang hidup di sebuah zaman modern yang serba-serbi sihir sudah menjadi kegiatan sehari-hari.Namun bagi gadis tersebut semuanya hanya hitam putih. Dunianya hanya sebatas monochrome.Namun nuansanya sedikit berubah ketika neneknya mengirim ke 60 tahun silam.

Dimana mungkin pemandangan sebuah kota dipinggir laut dihimpit perbukitan nan hijau masih tidak jauh berbeda dengan yang ada di masanya.

Namun ketika itu penggunaan sih masih terbatas dan belum secara umum.Tapi, hal baru bagi hitomi ia temui ketika ia kesulitan membuka jendela hingga penggunaan kamera dan smartphone.

Dimana keberadaan semua penemuan itu ternyata sudah ada di zaman neneknya dan merupakan hal baru walau kesan nya terlihat sepele.

Baik karakter utamanya maupun karakter kuncinya sama-sama “Ngeselin”

Bagian selanjutnya, saya tidak yakin, tapi apa hanya saya saja yang merasa, kalau diawal cerita hingga lewat dari 1/4 nya. Hitomi selaku karakter utamanya ini merasa ngeselin banget, sumpah buat saya gregetan bukan main.

Artikel Lainya:  Review Hidan No Aria | Anime Terfavorit Yang Menjadi Karakteristik Anime Lovers Ala Mimin

Ditambah sosok Aoi Yuito, dimana peranya sebagai karakter kunci disini. Juga sama ngeselin nya.Semua ini karena sebuah kesalah pahaman. Apalagi kedatangan hitomi pertama kali di masa tahun 2018,

Dimana pertama kali kedatangan nya. Ia disambut oleh keluarga penyihir tsukishiro. Keluarga besarnya kohaku.Atas rekomendasi mereka.Di tahun 2018 hitomi sekolah di tempat yang sama ketika ia berada di tahun 2078.

Namun sebuah hal tak menyenangkan terjadi.kehadiran hitomi membuat pro-kontra bagi orang di sekitarnya yang baru ia kenal.

Apalagi isu miring hingga rumor buruk menyebar di sekolah barunya.Dimana sebuah kesalah pahaman ini ada kaitannya dengan aoi yuito.

Namun usaha hitomi untuk menjelaskan semua kesalah pahaman itu tidak maksimal.Ia memilih diam dan beranggapan itu lebih baik.

Dimana sebelumnya ia sudah memberikan penjelasan, namun karena perasaan ragu dan sulit menjelaskan kesalah pahaman dengan sebuah kata-kata.

Membiarkan semua berjalan seperti itu . Dan biarkan waktu berjalan agar semuanya paham dengan sendirinya.Di bagian inilah saya merasa kesel banget, maunya apa sih si hitomi ini.

Jujur saya maklum dengan kebingungan nya karena berada di lingkungan baru tentu akan merasa canggung.tapi setidaknya yah memberikan keterangan gitu agar orang disekitarnya gak salah paham terus.

Begitu juga aoi yuito, memvonis salah hitomi karena kesalah pahaman itu menyeret dirinya dan satu-satunya yang terlibat.

Bukan mencoba berbicara berbica dengan baik dan mendengarkan semua kejelasan yang menyebabkan salah paham tersebut.Justru ia menghakimi si hitomi tanpa mengindahkan keterangan gadis tersebut.

Namun sisi positifnya irozoku sekai no ashita kara mampu menghadirkan drama penuh dilema bakalan buat siapa saja yang nonton bakal memuncak emosinya.Good P.A Works.

Sekali lagi kamu menghadirkan animasi penuh drama yang memuncak seperti ini.

Citra seorang penyihir

 

Lalu seperti apa sih pandangan orang-orang di tahun 2018 mengenai seorang penyihir .terutama kalangan anak SMA nya.

Bisa saya katakan itu merupakan hal yang menarik bagi mereka. Namun citra seorang penyihir sedikit buruk karena kohaku seringkali menggunakan sihir untuk membuat senang teman sekelas hingga para siswa disekitarnya.

Namun kegagalanya menggunakan sihir dengan sempurna malah merugikan pihak sekolah.

Dampaknya ke hitomi yang baru masuk sekolah. Setelah para murid tau dia dari keluarga tsukishiro.Mereka berharap lebih kalau hitomi lebih baik menggunakan sihir ketimbang kohaku dan membuktikan nya.

Namun hal ini membuat hitomi benci menggunakan sihir semakin benci.

Semuanya berubah ketika akrab dengan anggota klub fotografi.

setelah panjang lebar irozoku sekai no ashita kara memperlihatkan perjalanan awal datang ke masa lalu, lalu moment inilah yang menjadi inti sebuah cerita.

setelah hitomi berhasil melewati masa-masa yang sulit, ia memutuskan untuk bergabung dengan klub fotografi. tentu hal ini beralasan.

mengingat hitomi merasa nyaman dengan mereka yang tergabung dengan klub fotografi, bahkan sebelum ia menjadi anggota resmi, mereka tetap menganggap hitomi rekan akrab yang seakan sudah dikenal sehari-hari.

Artikel Lainya:  Review piano no mori | pianis menyatu dengan hutan VS pianis formal

lalu alasan utamanya ketika hitomi sekali lagi memiliki harapan untuk menyelesaikan masalah yang menimpanya, dan ia akhirnya mengerti, mengapa neneknya mengirim ke 60 tahun silam ketika kohaku masih muda.

semuanya beralasan, yah kedekatan hitomi dengan aoi Yuito, kohaku, kazano asagi, kawai kurumi, fukagawa chigusa, hingga yamabuki shou. yah, sekali lagi saya katakan.

kedekatan dengan teman barunya dari beda dimensi bagi seorang gadis penyendiri tersebut, adalah jawaban atas masalahnya selama ini yang selalu membuatnya memandang dunia dalam keadaan hitam putih.

selain dari sisi hitomi yang mulai menikmati bagaimana rasa yang sesungguhnya,menjalani kehidupan remaja SMA pada umumnya dan mulai memikirkan ingin nantinya jalan hidup ke depan.

para karakter yang tergabung di klub fotografi termasuk kohaku di bagian klub sihir dan yuito bagian klub melukis, kedua klub tersebut dalam satu naungan klub fotografi.

semuanya memiliki dedikasi yang tinggi bagaimana klub mereka bisa melakukan yang terbaik dan meraih prestasi yang tentunya takkan terlupakan.

dan di klub inilah pula mereka mulai menentukan jalan yang akan mereka pilih sebagai karir hidup yang sesuai minat dan kemampuan masing-masing. nantinya teman-pembaca akan tau pilihan mereka masing-masing jika sudah menonton nya.

sekali lagi irozoku sekai no ashita kara memperlihatkan peran karakter nya melakukan apa yang mereka inginkan demi diri sendiri.

untuk jalan ke depan nya atas pilhan hati sendiri,merupakan pilihan yang lebih penting daripada memaksakan kehendak akan keinginan orang lain walaupun itu pilihan yang terbaik, baik bagi keluarganya maupun orang terdekatnya sendiri.

waktu yang sempat “terhenti” hingga warna-warni telah berseri

meski perasaan telah membaik yang telah dirasakan hitomi dengan kehangatan kebersamaan rekan barunya, namun sejatinya ia belum menemukan masalah utamanya mengenai pengelihatan nya yang masih monokrom.

ketika ia baru saja menikmati kedatangan nya di tahun 2018, sebuah ‘bug’ terjadi. yah, sepertinya kedatangan hitomi mulai bermasalah hingga menyebabkan ‘paradoks waktu’ yang bersifat ringan. namun sebab inilah, kohaku disaat muda mulai memikirkan serius.

jika dirinya dari masa depan yang mengirimnya tentu, kohaku masa tua mempercayakan soal mengembalikan hitomi kepada kohaku muda, dan mulai mencari solusinya.

hal itu membuat sang legenda sihir di masa depan itu sedikit mengalami kendala namun ia tak menyerah.

di saat yang sama, ketika akan dimulainya festival budaya sekolah inilah moment-moment penting mereka terasa sangat bersejarah. dan tentunya yang paling tidak pernah bisa dilupakan dalam seumur hidup.

sebuah warna-warni yang begitu berseri karena sihir yang digunakan hitomi dengan kerja kerasnya, serta sedikit bantuan dari kohaku inilah. akhirnya hitomi dapat benar-benar merasakan, kalau sihir sejatinya dapat membuat perasaan seseorang menjadi senang dan begitu menyenangkan.

dan karena bantuan aoi yuito pula, hitomi sekali lagi dapat merasakan sebuah ‘warna’ dari si dia.

masih belum cukup, dan bagian ending inilah yang paling tidak bisa mimin lupakan moment-moment terbaiknya, ketika saat nya hitomi melakukan “perjalanan lintas waktu’ kembali.

Artikel Lainya:  Eromanga-sensei Review (Spring 2017) " di kelilingi para loly"

banyak kenangan-kenangan terbaik telah diukir, ketika semua perasaan campur aduk telah terlampiaskan, marah, sedih, cemburu dan riang hingga penuh senyuman kadang silih berganti dan kadangpula datang secara bersamaan.

hingga akhirnya dibuat moment paling terbaik, yah kedekatan yuito dan hitomi sangat intens. keduanya saling berbagi perasaan ketika hitomi dan yuito merasakan sebuah kesendirian itu hal yang tak menyenangkan.

karena moment inilah, sekali lagi gadis tersebut merasakan warna-warni dalam kehidupan nya telah kembali dengan perasaan begitu berseri-seri.

grafis nya yang mewah hingga theme song yang terasa membekas.

masih terasa segar dalam ingatan kalau irozoku sekai no ashita kara memang memiliki kualitas grafis yang bagus dan begitu mewah dengan paduan warna yang memikat.

apalagi dengan menampilkan sebuah karya lukisan buatan yuito membuat seri animasi ini semakin semarak. membuat P.A works sekali lagi berhasil mengemas sebuah cerita anime yang bagus dan diimbangi dengan grafis yang bagus dan sebagai bonus.

untuk openingnya berjudul 17 Sai by Haruka to Miyuki. sebuah musik yang akan sangat menjiwai seorang anak muda dengan kehidupan nya. karena masa-masa inilah merupakan “moment emas” dalam sepanjang hidup.

lagu yang terdengar romantis, optimis, penuh semangat, dan penuh kebersamaan.

lalu ending musik nya berjudul Mimei no Kimi to Hakumei no Mahou by Nagi Yanagi, lagu yang menggambarkan versi kebalikan nya, terdengar sendu, senyap, lagu yang mewakilkan perasaan yang sesungguhnya seorang tsukishiro hitomi yang masih memandang dunianya dalam batas sebuah monokrom.

kesimpulan

Yup, jadi inilah ulasan alias review dari anime irozoku sekai no ashita kara. anime yang lebih menitik beratkan tentang kebersamaan dalam satu klub yang sudah umum dalam anime lain.

namun dipadukan dengan unsur magic, dengan drama tipe sedang , sedikit comedy, dan semuanya diramu dengan romance sebagai pemanis semata.

yah bagi teman-pembaca yang belum nonton, sepertinya jangan berharap terlalu tinggi deh soal romance nya. karena takutnya bakal kecewa dengan endingnya “begitu-begitu saja”.

karena jujur saya katakan anime ini merupakan “open ending”. tapi hal itu malah membuat saya senang bukan main karena mimin mengerti betul apa yang telah mereka putuskan merupakan keputusan terbaik.

dan hal ini membuat saya pribadi semakin melek, “jika keputusan mu ingin dihargai, maka hargailah keputusan orang lain dulu” yup kata inilah sedikit mewakili anime satu ini.

malah saya merasa yang kurang dari irozoku sekai no ashita kara adalah soal pengembangan karakter pendukung nya yang kurang, padahal kalau ‘dipoles’ lagi dan diperdalam ceritanya tentang mereka tentu anime ini lebih dapat dinikmati.

namun semuanya hadir hanya untuk ‘memuluskan’ kisah hitomi mengenai masalahnya, namun walaupun demikian peran mereka tetap sangat besar untuk membangun kepribadian karakter utamanya menjadi lebih baik.

dan satu lagi, akhirnya salah satu tebakan saya dari awal cerita hingga selesai akhirnya benar. yah ini ada kaitan nya dengan masa tahun 2018 dan masa tahun 2078. ^_^ .

   
   

Mari Belanja Kaos Anime Di Toko Online kami:  Spirit anime ID Store ]

Hanya Seorang Pemuda Biasa Yang Kebetulan Suka Nonton Anime ^_^