Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spirit anime ID

Penyemangat Teman-Pembaca Nonton Anime Melalui Review

Review Anime Movie Maquia (2018) | “Bukan sedarah, tapi aku sanggup menyayangimu Selamanya”
drama Fantasy

Review Anime Movie Maquia (2018) | “Bukan sedarah, tapi aku sanggup menyayangimu Selamanya”

Judul Lengkapnya: Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou

Melanjutkan kembali me review anime Movie yang umumnya mulai dari lumayan seru, sampai dengan super seru-seru.

dan salah satunya akan saya angkat kali ini menjadi bahan pembahasan dan penilaian, yah Judulnya adalah Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou. tayang pada musim dingin 2018 lalu termasuk anime movie yang baru ( ketika artikel ini ditulis ).

kalau ditanya oleh teman-pembaca mengapa anime movie ini menjadi pembahasan yang sangat berarti, banyak alasan yang dapat saya berikan dan izinkan saya sebagai mimin disini yang membawakan ulasan anime movie kali ini untuk berbicara melalui tulisan.
dan biarkan artikel ini mengisahkan bagaimana Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou mampu memberikan cerita yang mengesankan. dan berikut untuk lebih lengkapnya:

Sinopsis

Sayonara no Asa ni Yakusoku no Hana wo Kazarou adalah anime movie mengenai kisah tentang gadis Maquia, seorang gadis belia dari bangsa Lorph yang memiliki umur yang panjang dari manusia normal.

semua berawal ketika suatu hari tempat tinggal kaum bangsa lorph yang terkenal dengan kain tenunan nya diserang oleh kerajaan setempat mezarte, dimana salah satu gadisnya bernama Krim dibawa ke kerajaan untuk menikah dengan sang raja demi mempertahankan kekuatan negeri tersebut.

maquia yang terombang-ambing dengan kekacauan tersebut secara tidak sengaja bertemu dengan sosok anak bayi yang ditinggal mati ibunya dalam dekapan yang erat. dengan perasaan takut dan bingung serta canggung dalam mengurus seorang anak, Maquia memutuskan untuk mengurus anak laki-laki tersebut yang ia beri nama Ariel.

First Impression: semuanya terjadi begitu saja

kadang sampai sekarang saya gak percaya, diawal-awalnya semua terjadi begitu saja, dimana kisah awalnya tentang Maquia dari ras lorph, kehidupan nya yang damai memulai cerita dengan ringan nya.

Artikel Lainya:  [ Review anime ef: A Tale of Memories. ] | tentang Ingatan, Perasaan, Impian dan Kenangan

ia diperlihatkan menjalani kehidupan damai nya bersama para orang-orang dari sukunya dan jauh dari kehidupan manusia normal, karena dasarnya keadaan mereka berbeda, bahkan tetua mereka mengatakan jangan berinteraksi dengan manusia jika tidak ingin merasa terluka dengan perpisahan.

Semua dimulai ketika Manusia Mulai Serakah

hal ini berlaku untu pemangku penguasa jabatan kerajaan Mezarte, dimana mereka memanfaatkan salah satu gadis dari ras lorph untuk keperluan mempertahankan kekuatan sebuah naga mata biru renato.

dimana dengan naga ini, kerajaan tersebut dapat menguasai dan mempertahankan kekuasaan nya dari negara tetangganya.

namun hal ini menjadi tragedi yang memilukan di hibiol, dan maquia menjadi salah satu korban nya, yang membuat ia menempuh garis kehidupan baru diluar ruang lingkungan yang semestinya dia berada.

yah maquia menjalani hidup dengan manusia biasa ketika bertemu dengan sosok bayi yang ia beri nama ariel.

dari sosok yang payah hingga menjadi orang yang mau melakukan apa saja.

tentu kita sebagai seorang anak paham betul mengenai hal ini, dimana sudah menjadi hal yang umum kalau seorang ibu akan melakukan apa saja demi anaknya yang ia sayangi.

walaupun awalnya gak bisa. namun ia berusaha untuk membiasakan diri untuk menjadi siaga menjadi sosok yang hebat dimata anaknya.

yah inilah yang menjadi peran maquia dimana ia awalnya serba bingung dan merasa kacau hidupnya, dan awalnya ia gak nyangka benang kehidupan nya akan berubah sedrastis itu, namun ia mulai beradaptasi seperti menjalani kehidupan manusia pada umumnya.

menjadi sosok tulang punggung dan sekaligus orang yang bertanggung jawab penuh atas kasih sayang orang tua kepada ariel, membuktikan maquia menjadi sosok teladan secara umum bagaimana cara seorang ibu bekerja mengasuh anaknya.

Timeskip yang sangat terasa di setiap moment

1 jam 55 menit mungkin merupakan durasi yang panjang untuk sekelas anime movie dengan bobot yang berat seperti anime garapan makoto shinkai dan lainya, namun harus saya akui, anime movie ini walaupun durasinya hampir 2 jam.

Artikel Lainya:  Review Anime Charlotte | Kemampuan Esper Para Remaja Yang Begitu Variatif

namun tetap banyak sekali adegan timeskip dari satu moment ke moment lain, dimana rentang latar waktu yang diceritakan nya antara 70 – 80 tahun, semuanya ketika dari 0 kehidupan maquia yang berbaur dengan manusia normal, hingga ia kembali ke kampung halaman nya.

banyak sekali moment-moment penting yang gak mengalami pengulangan dalam hal penjelasan, ditambah nihilnya kilas balik hal ini membuat teman-pembaca harus ekstra keras memahami tiap detiknya perubahan sejarah kehidupan para tokoh karakter.

dimana lompatan nya ada yang dari 2-5 tahun, hingga selang puluhan tahun. yang gregetnya lagi ada di salah satu timeskip cukup mengejutkan saya karena perubahan nya sangat besar ( lah tau tau si anu sudah itu toh ) semuanya terjadi hanya kurang dari 2 menit diantara durasinya di bagian tengah.

ending yang terbaik : mengajarkan sosok yang menyayangimu dengan tulus.

dialah seorang ibu, nah inilah pesan moral terbesar dalam anime movie ini, sebenarnya cerita yang disampaikan nya cukup sederhana, namun dikemas dengan drama yang sangat emosional lalu ditambah dengan polemik sebuah kerajaan mezarte yang mengalami probelema karena melemahnya kekuatan utama.

ditambah hadirnya salah satu karakter yang dianggap tidak penting namun di bagian akhirnya begitu sangat penting, orang yang memandang sebelah mata peran seorang ibu, kini ia mengerti betul menjadi seorang ibu yang sesungguhnya itu seperti apa.

hal ini membuat hati saya tergugah. salah satu anime movie 2018 ini menjadi tontonan alternatif yang patut teman-pembaca coba untuk lebih menghargai dan menyayangi orang nomor satu dalam kehidupan kita masing-masing.

 

Review anime Maquia

Hanya Seorang Pemuda Biasa Yang Kebetulan Suka Nonton Anime ^_^