Oops! It appears that you have disabled your Javascript. In order for you to see this page as it is meant to appear, we ask that you please re-enable your Javascript!

Spirit anime ID

Penyemangat Teman-Pembaca Nonton Anime Melalui Review

Review Anime Fuuka  |  Ketika Musik Menjadi Media Menyampaikan Perasaan Dan Isi Hati
drama Ecchi music romance School Shounen

Review Anime Fuuka | Ketika Musik Menjadi Media Menyampaikan Perasaan Dan Isi Hati

teteret….. jadi apakah teman-pembaca masih belum lupa dengan anime ini, mengingat banyak yang gak suka dengan bagian ceritanya meleset dari adaptasi manganya.

wah mengapa itu bisa terjadi, entahlah saya sendiri yang menulis disini kagak tau karena memang mimin gak pernah baca manganya.

tapi yang saya pahami setelah membaca beberapa klarifikasi sang mangakanya dan beberapa ulasan review fuuka di situs lain, bahkan admin Anmey21 ikut membahasnya mengenai perbedaan adaptasi manga dan animenya berbeda jauh yang buat dia kurang puas, teman-pembaca bisa menyimaknya DISINI.

setelah semuanya saya pertimbangkan, akhirnya mimin mau angkat bicara mengenai anime berjudul fuuka, judul yang sama dengan versi manganya, namun soal eksekusi cerita terutama di bagian “anunya” dibuat berbeda.

padahal jika ceritanya dibuat sama, maka peluang untuk mendapat season 2 pun bukan yang mustahil ( lumayan panjang juga adaptasi manganya ) . tapi apasih yang membuat animenya dibuat berbeda dan dalam 12 episode saja, sudah mampu membungkam desakan penggemarnya untuk mendapatkan sequelnya.

jawaban nya adalah: mustahil, yah dengan mengubahnya secara total berbeda dengan versi aslinya, maka teman-pembaca yang sudah nonton mau tidak mau harus setuju kalau fuuka season 2 hal yang mustahil karena endingnya di episode ke-12 telah “menyelesaikan segalanya” dengan keputusan tak terduga main character untuk mengubah “haluan nya”

lupakan sejenak mengenai fuuka yang berbeda eksekusi bagian klimaks hingga ending anime nya dengan versi manganya.

karena disini saya mau menghibur untuk teman-pembaca yang kebetulan belum nonton dan baca manganya.

dimana nantinya jika teman-pembaca ingin menonton duluan versi anime nya, maka tugas saya adalah menyampaikan apa adanya mengenai anime fuuka, salah satu anime music-romance yang dipertimbangkan karena dari segi genre yang sama, anime ini lebih mengarah kemiripan nya ke fukumenkei noise hingga white album 2 namun tidak seekstrim yang teman-pembaca bayangkan.

sinopsis:

ini semua bermula ketika sosok pemuda culun yang aktif di dunia maya, Yuu haruna, dikala ia akan membeli makanan untuk saudarinya dirumah.

yuu ditabarak oleh gadis berambut biru akitsuki fuuka, dan karena salah paham ia membanting HP milik yuu yang bukan haknya karena dituding memfoto hal yang tak senonoh.

di hari-hari berikutnya pertemuan mereka kembali terulang, 2 kali, 3 kali, 4 kali dan seterusnya hingga akhirnya keduanya pun saling akrab ketika yuu mulai perhatian namun dengan cara yang salah, dan ujung-ujungnya kepedulian nya menjadi salah paham.

Artikel Lainya:  Review Noragami Aragoto [Season 2] | Meningkat dalam segala hal

dan semenjak yuu mengajak nonton film bersama fuuka, mereka perlahan mulai membicarakan kesukaan masing – masing dengan selera yang sama, yakni mengenai musik.

first impression: mainstream namun perlahan memperlihatkan jati dirinya

tentu teman-pembaca merasa nostalgia kembali jika melihat moment awal fuuka ini, yah seakan merasa ganjil dan teman-pembaca bergumam: lah ini kan opening ala shigatsu wa kimi no uso.

tapi saya katakan yang membedakan, dimana anime sebelah urutan nya dari A ke B, namun fuuka membaliknya menjadi B ke A.

walau teman-pembaca merasa mainstream di bagian awal , namun jangan menyerah. dan sebaiknya lupakan saja bagian pemulanya yang datar.

karena mulai dari sini, sebenarnya cerita mulai menentukan arahnya, dimana jati diri mengenai MC dan heroine untuk menentukan masa depan dan di waktu mendatang mereka mau pada ngapain.

ketika keduanya saling menginspirasi

kadang kita tidak tau, siapa orang-orang terdekat kita yang mampu menginspirasi kehidupan seseorang untuk menentukan masa depan nya sendiri.

sudah menjadi hal yang wajar jika orangtua, saudara, atau orang spesial sekelas pacar yang menjadi motivator untuk mengukuhkan apa yang harus dilakukan dan apa yang menjadi sebuah target.

namun seri anime ini, dimana gadis bernama fuuka sendiri yang menjadi salah satu heroine nya malah mendapat inspirasi mengenai keinginan nya dari “teman kemarin sore” yang ia memikirkan nya dan bahkan melibatkan sang dewa dengan berdoa demi memperkuat niatnya.

dan karena yuu perlahan masuk ke dalam kehidupan fuuka secara tak sadar, maka hal sebaliknya pun tak terasa bagi yuu namun membekas dalam hatinya.

yah dimana keputusan fuuka untuk menjadi penyanyi untuk bisa sejajar bahkan melampaui sang idolanya, semua tak lepas dari “sang inspirator”

dan sebenarnya yuu mendapatkan dampaknya , karena mendapat desakan dari fuuka tak dapat mengelak ketika dia diajak gadis tersebut untuk membentuk klub band di sekolah sebagai awal mula impian.

dan karena fuuka lah, yuu jadi mengingat janjinya dengan …. ah sudahlah.

semakin meriah dengan hadirnya “orang ketiga”

ketika kedekatakan yuu dan fuuka untuk menjalin ikatan teman dan saling memahami satu sama lain, tanpa diduga “orang ketiga” hadir ke dalam kehidupan yuu setelah sekian lama tak saling bertemu.

yah ini tentang teman masa kecil VS teman yang baru kenal, maaf jika hal ini mengganggu dan kesan nya mau membongkar rahasia pentingnya.

Artikel Lainya:  Review Anime Angel Beats | Dari Comedy - School Hingga Drama - Romance nya Membekas Di Hati

tapi itu bukanlah hal yang fatal selama mimin gak menyebutkan namanya, hanya menjelaskan apa yang akan terjadi ke depan nya, yah namanya triangle love sudah sangat kental dalam anime fuuka ini sulit mimin merahasiakan kalau terdapat moment “cinta segitiga di dalamnya”.

namun tenang saja, karena saya yakin teman-pembaca akan kesulitan menebak di episode berapa mereka saling berhadapan satu sama lain untuk “bersaing”. dan moment penting seperti apa yang membuat karakter utamanya memutuskan sebuah keputusan penting.

awalnya menjadi pelarian, akhirnya menjadi tujuan

sebenarnya ada hal yang menarik nih dalam anime yang satu ini, dimana orang-orang menjadi karakter di belakang para karakter utamanya.memberikan peran yang sangat besar untuk fuuka dan yuu melangkah lebih maju.

sulit saya jelaskan, takutnya spoiler, jadi ringkasnya beberapa dari mereka dulunya pernah berkecimpung ke dalam dunia musik, namun kini teralihkan.

tapi semenjak fuuka memutuskan membentuk klub band, mereka yang dulunya pernah merasakan seperti apa terjun ke dalam dunia musik, kini merasakan nostalgia yang manis membuat beberapa diantaranya tidak dapat menolak begitu saja tawaran yang diberikan.

tapi siapa sangka, mereka memantapkan pilihan mereka di masa lalu yang awalnya pernah ditinggalkan, dijadikan pelarian, dan akhirnya membulatkan tekad untuk terjun dengan band dengan kemampuan masing-masing.

tentu masalah akan datang, yah ketika “badai besar” menerpa mereka dan membuat keretakan hubungan sesama personil selama selang beberapa waktu. namun dengan kekuatan tekad yang bulat, akhirnya Yuu meyakinkan mereka kembali untuk sekali lagi bersama-sama dalam satu panggung dengan hasil lagu gubahan nya sendiri.

ketika sosok yang terkenal mengklarifikasikan isi hatinya

apakah teman-pembaca tau, yang menarik dan penuh drama , dengan berbagai perasaan gelisah. ketika “penampilan perdana” diiringi dengan konflik yang rumit, ditambah tekanan dari orang-orang yang merasa dengki dengan seseorang, yah semuanya terjadi begitu saja tepat di pertengahan cerita lewat dikit.

dan semua ini karena hal sepele, karena salah satu karakter nya mendapat “posisi penting” dalam dunia musik, dan ketika hal-hal tak diinginkan terjadi, akibatnya dibuatlah konferensi pers untuk mengklarifikasikan mengenai apa yang terjadi.

namun bukan nya semakin mereda, namun masalah semakin runyam ketika “sang pemuja” merasa panas dengan klarifikasi “si dia” yang malah “menyatakan cinta” dan ‘isi hatinya’.

Artikel Lainya:  Gotoubun No Hanayome Review ( Winter 2019 ) " Plot Yang BerKamuflase "

dijamin pada bagian moment ini begitu seru, walau kekacuaan terjadi dengan rusuhnya, namun fuuka, yuu dan lainya mampu membungkam mereka dengan lagu perdana yang mereka bawakan.

apa yang salah dengan “truck-kun”

nah ini bagian kontroversional nya, sebenarnya saya tidak punya hak untuk menilai hal ini karena mimin memang gak baca manganya sama sekali.

dimana “truck-kun” berkaitan langsung dengan perbedaan adapatasi anime dan manganya berbeda yang membuat pro kontra di dalamnya.

dimana moment yang satu ini terdapat di episode 10 dan memiliki dampak yang besar, namun sebagai salah satu orang yang nonton animenya, saya hanya ingin menyampaikan sepertinya kita harus menerimanya begitu saja, anggap saja apapun yang terjadi di dalam animenya merupakan keputusan yang terbaik .
dan apapun keputusan si MC menentukan pilihan hatinya , maka terimalah, dan mungkin saja itu keputusan yang terbaik yah walaupun saya awalnya sulit menerima kenyataan “si anu akhirnya sama si anu”. namun di bagian akhirnya saya mengerti mengapa si MC berbuat demikian.

kesimpulan dari mimin: karena semua ini tentang “the fallen moon”

yah itulah nama band sesungguhnya dari kesepatakan mereka bersama, dimana makna di dalamnya sebagian besar mengenai fuuka, inti ceritanya tentang semua usaha dari awal hingga akhir mengenai klub sekolah bertemakan band dan diberi nama the fallen moon tersebut.

dan bagian-bagian penting lainya dijadikan bumbu-bumbu yang memperkuat bagian dramatis dan semakin romansa , dimana awalnya seseorang tak paham apa itu cinta, namun setelah ia menyadari, akhirnya dia paham betul cinta itu seperti apa rasanya.

dan badai asmara tak mungkin dihindari, ketika gejolak hati yang tak terbendung, maka lantunan lagu dan lirik di dalamnya lah yang dijadikan media untuk menyampaikan perasaan kepada seseorang, dan mengekspresikan nya dengan sepenuh hati.

nantinya teman-pembaca yang belum nonton akan tau maksud dari saya mengatakan “menyampaikan perasaan melalui musik”.

dan bagian terakhir, karena anime ini berjudul fuuka, maka tentu semuanya tentang perasaan dan isi hati, serta impian sang gadis bernama fuuka mengalir di dalamnya.

dan sebaliknya, jika di salah satu bagian terutama endingnya bukan tentang Fuuka akitsuki, maka anime ini kehilangan maknanya dan sudah tak layak disebut dengan judul “fuuka” lagi. ^_^ .

Review Anime Fuuka

Hanya Seorang Pemuda Biasa Yang Kebetulan Suka Nonton Anime ^_^